Rabu, 17 September 2014

“TAK KENAL MAKA TAK SAYANG”





Dear, Readers I loved….
Pepatah itu sudah lama ada sejak dulu. Dan merupakan senjata paling ampuh untuk mengajak orang kenalan. Kalau sudah mengeluarkan jurus ‘TKMTS’ proses kenalan seseorang dengan orang lainnya akan berjalan lancar. Atau terpaksa lancar. Kenapa terpaksa?? Mari kita lihat ilustrasi berikut .
Ada dua orang, sebut saja A dan B. A = cewek kece dan B = cowok dengan tampang pas-pasan.
B = “hai cewek….”
A = “(senyum)”
B = “baru dari mana mbak?”
A = “dari pasar, Mas…”
B = “ah, masa sih mbak dari pasar?? Ini buktinya ada ikan. Ikan itu adanya di sungai. Habis mancing ya mbak?? Wah.. mbak ini berbakat sekali ya memancing di sungai sampe dapet ikan Tongkol sebesar ini…hehehe..”
A = “(ngelirik jutek ,buang muka)”
B = “yaelaaahhh…si mbak jutek amat sih. Mmm, boleh kenalan nggak mbak??”
A = “(masih kesal..)”
B = “mbak, kenalan dong mbak. Kata orang tua kan, tak kenal maka tak sayang. Tak sayang maka tak  ada uang.Tak ada uang maka tak ada rezeki. Makanya kenalan mbak…”. (mengeluarkan jurus ‘TKMTS’)
A = “(berpikir dalam otak, meresapi dalam hati bahwa selain karena yang dikatakan lelaki nggak jelas itu ada benarnya, juga tidak mau di-cap cewek kece yang sombong). Mmm, baiklah.. Nama saya Wati, Mas (senyum), kalau mas siapa? (senyum lagi. Maniiisss banget).
B = “(berbunga-bunga dalam hati) , nama saya Antonio Viery..” (menepuk dada layaknya pria sejati).
***
Bla..bla..blaa… Sampai kiamat mereka masih kenalan. See?? Betapa ampuhnya jurus turun-menurun TakKenalMakaTakSayang itu? Maka dari itu, sebagai salah satu dari semilyar alias ‘one of one billion’ of cewek kece yang ada di dunia ini, gue mau memperkenalkan diri. Karena suatu kehormatan buat gue, gue bisa memperkenalkan diri gue ke elo semua, Readers…

Nama pendek gue Devi. Nama sedang gueAnnisa Devi. Dan nama panjang gue Annisa Chintia Devi. Nama mesra gue 4yank Dephiee’. Gue juga punya sederet nama lainnya. Kayak nama keraton gue, nama haji gue, nama bayi gue, nama gaul gue, nama gaul gue 2, nama gaul gue 3, dan seterusnya… Yang kalo gue tulis semuanya kayaknya sampe nasib jomblo elo kelar juga ngga selesai-selesai. Gue juga ngga pernah tau kenapa orang ngga cukup Cuma punya satu nama. Tapi biar elo ngga bingung, elo panggil gue Devi aja. Nama cantik dari ayah gue yang saat itu ngasih namanya dalam suasana bahagia karena kelahiran gue. Gue lahir bulan Januari tanggal 4, 19 tahun yang lalu di tengah keluarga yang sangat menyayangi gue.Sampe ketika gue udah sebesar ini, gue menyadari bahwa bagi gue ngga ada cinta dan kasih sayang terindah selain dari orang tua gue. Dan gue yakin setiap anak meyakini hal itu, karena mereka juga merasakannya. Buat hal ini, ngga ada yang ngga setuju sama gue. *maksa*
Banjarnegara. Sebuah kota kecil namun asri yang terletak di Jawa Tengah adalah tempat lahir gue. Tanah kelahiran gue. Tempat dimana gue tumbuh kembang. Tempat dimana gue mengawali hidup gue sebagai cewek kece, dan tempat dimana gue menimba ilmu sampai gue secerdas ini. Yaa... meskipun untuk ngibulin orang atau untuk menyelesaikan masalah sampai ngga selesai. Banjarnegara kota gue ini punya beribu macam keunikan. Dari kulinernya yang terkenal yaitu Es Dawet Ayu. Es Dawet Ayu ini es yang kalau elo -para cowok–minum bareng gebetan, terus elo nembak dia, kemungkinan cinta elo bakalan sukses diterima (syarat dan ketentuan berlaku). Karena es ini rasanya manis dan segar, warna hijau cendolnya yang alami, dan baunya yang khas. Harum bangeeeet.. jadi kalo elo ngajakin gebetan elo buat minum es ini, bakalan so sweet banget. Yang penting habis itu jangan dia yang elo suruh bayarin. Hehe, ngga ada hubungannya kali yaa… Selain itu, ada satu budaya yang jadi pusat perhatian kalo kami orang Jawa Tengah sedang berada di kota lain, merantau entah untuk kerja atau mencari ilmu. Yaps, bahasa Ngapak! Kami orang Jawa Tengah memakai bahasa Ngapak untuk bahasa sehari-hari. Logatnya yang unik dan khas membuat kita mudah dikenali bahwa kami orang Jawa Tengah. Orang-orang di kota lain menganggap bahwa logat bicara kami itu lucu. Istilah lainnya, medhok. Tapi di situlah letak uniknya. Mereka merasa nyaman berada dekat kami karena dianggap bisa menghibur dengan logat bicara kami. Pahala kan?? 
Kami punya slogan, yaitu “ora ngapak, ora kepenak. Ora ngapak, dupak!”. Artinya, kalo nggak ngapak nggak enak, kalo nggak ngapak tendang!. Ups, kasar ya? Tenang aja ngga akan segitunya kok. Itu sekedar lelucon saja. Kami orang Jawa Tengah nggak akan tiba-tiba menendang pantat orang bule hanya karena dia nggak ngomong ngapak kan?? Follow @ngomongngapak. 
Tapi biarpun gue cinta Ngapak, gue ngga akan pakai bahasa itu dalam cerita-cerita gue. Karena bisa-bisa seandainya kalimat dalam cerita gue, gue ganti menjadi ‘woy wa! Ngapurane jajal Kuwe raine dibenerna ndhisit, apa ora ngerasa kawit jaman Trio Libels nganti siki jaman Trio Macan isih jomblo bae? Ngisin-ngisina temen. Kuwe prinsip apa anu kutukan??’ yang ada otak elo mencerna kalimatnya lebih lambat, konsentrasi menurun, mata berdarah-darah, dan bolak-balik buka kamus bahasa Ngapak. Emang ada ya?? Iya ada! *emosi* Jangan salah… Ntar gue yang bikin. Kalimat tadi artinya, ‘woy bang! Maaf ya sebelumnya, coba itu muka dibenerin dulu dong. Apa nggak ngerasa dari jaman Trio Libels sampai sekarang  jaman Trio Macan masih jomblo melulu? Malu-maluin amat. Itu tuh prinsip atau kutukan??’.  *kamusNgapakmode : on.
 
Itulah alasan gue kenapa gue mau pakai bahasa yang mudah dimengerti. Yaps! Gue ngga mau ambil resiko terlalu berat kalau elo pada berdarah-darah perutnya atau mual-mual kupingnya karena kerepotan men-translate bahasa Ngapak ke bahasa Indonesia, terus elo berbondong-bondong pada lari ke Rumah Sakit karena keluhan di atas. Elo semua pada tau kan kalo sekarang dokter lagi pada demo. Kalau dokternya pada ngga mau nanganin elo, alamat gue yang akhirnya elo cari. Lebay ya?? Hehehe.. Well, sekali lagi gue akan memakai bahasa yang mudah dimengerti oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bahasa ringan seperti ini. ‘elo-gue’. Yang penting kan tetep “dimana bumi dipijak, di situlah langit dijunjung”. Artinya,,, BHINEKA TUNGGAL IKA. :D